Breaking News

Soal Sampah, Komisi IV DPRD Turun Tangan


Sampah adalah masalah serius. Jarang sekali mahasiswa KKN yang tertarik mengangkat isu ini,” ujar Zuliyanto.

ANABERITA.COM – Permasalahan sampah di Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Propinsi Banten mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kabupaten Serang. 

Hal ini terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah yang diselenggarakan oleh Kelompok KUKERTA 04 UIN SMH Banten, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang dan Bank Sampah Ciomas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Zuliyanto, S.E., M.Si, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi keberanian mahasiswa yang memilih isu lingkungan sebagai fokus pengabdiannya.

“Sampah adalah masalah serius. Jarang sekali mahasiswa KKN yang tertarik mengangkat isu ini,” ujar Zuliyanto.

“Desa Sindangmandi ini memiliki dua sumber mata air murni yang harus dijaga. Jangan sampai rusak oleh sampah yang dibuang sembarangan. Ini persoalan serius,” tambahnya.

Ketua Kelompok KUKERTA 04, Fairus Sulhah, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan semata untuk menjalankan program seremonial, melainkan membawa solusi nyata bagi masyarakat.

“Kami hadir bukan sekadar untuk seremonial belaka, tetapi untuk memberikan solusi atas persoalan masyarakat,” tegas Fairus.

Dua Pakar Hadir Berikan Materi
Sosialisasi ini menghadirkan dua pemateri ahli dalam bidang pengelolaan sampah, yaitu Dani Ramdani, S.Ap dari DLH Kabupaten Serang, serta Yayat Ruhiyat, Ketua Bank Sampah Citaman Ciomas.

Dalam pemaparannya, Dani Ramdani menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga.

“Distribusi sampah dari rumah tangga mencapai 54%. Ini angka yang tinggi dan harus menjadi perhatian. Masyarakat perlu lebih cerdas dalam memilah sampah,” jelas Dani.

“Sampah bisa menjadi sumber penyakit akibat lingkungan yang kotor. Kita harus bisa memutus rantai masalah itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Yayat Ruhiyat menyoroti potensi ekonomi dari pengelolaan sampah yang tepat.

“Sampah seperti plastik, botol, dan kaca memiliki nilai ekonomis. Jika dikelola dengan baik, bisa menambah penghasilan masyarakat,” ungkapnya.

Harapan untuk Masyarakat Sindangmandi

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sindangmandi semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta dampaknya terhadap kesehatan dan kelestarian sumber daya alam.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan lembaga pengelola sampah seperti ini menjadi langkah nyata dalam menghadapi krisis lingkungan, terutama di wilayah pedesaan

Type and hit Enter to search

Close